Sejarah

judul: Sejarah

Sejarah Sekolah TInggi dan Manajemen Ilmu Komputer Musi Rawas
     Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas disingkat STMIK -  MURA didirikan pada tanggal 15 Juni 2004 berdasarkan surat keputusan menteri   pendidikan dan  kebudayaan  Republik  Indonesia  No.  81/D/0/2004, Adalah  merupakan  Lembaga pendidikan yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Dwi Tunggal, dan  berdasarkan  surat  keputusan  Mendikbud RI  saat itu, Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas memiliki 3 (tiga) program studi yaitu  : Sistem Informasi(S1), Sistem Komputer(S1) dan Sistem Komputer(S1).
     Adapun yang menjadi dasar  pembukaan program studi adalah dengan merujuk kepada keputusan menteri Pendidikan Nasional  Republik  Indonesia No. 234/U/2000, tentang pedoman dan tata cara pendirian perguruan Tinggi, termasuk didalamnya perpanjangan  ijin bagi program studi, yang sudah berjalan yang merupakan prasyarat wajib yang harus dilakukan  bagi  program studi, baik yang baru  maupun yang sudah berjalan, maka melalui rekomendasi dari Kopertis Wilayah II  Palembang  yang  ditujukan  kepada  Dirjend  Pendidikan  Tinggi  Republik  Indonesia  No  2694/002.2/KL/2004 Tanggal 14 September 2004, dan dengan berpedoman kepada Kepmendiknas  RI No. 234/U/2000, ketiga  program studi  itu  yakni Sistem Informasi (S1), Sistem Komputer(S1)dan Sistem Komputer(S1) sudah memperoleh Surat Keputusan ijin operasional dari Direkorat Jendral  Pendidikan  Tinggi  Departemen  Pendidikan Nasional  RI.
     Dalam  menjalankan  roda  aktifitasnya  Sekolah  Tinggi  Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas selalu berpedoman kepada strategi pengembangan; yaitu  dengan  membangun  image, melakukan dan  mengembangkan sumber daya manusia yang handal.
     Strategi  pengembangan  tersebut  digunakan  untuk  mencapai  2 (Dua)  target     yaitu : Menghantarkan  Sekolah Tinggi  Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas  menjadi salah  satu   Perguruan  Tinggi  pilihan   masyarakat dan  menjadi  perguruan  Tinggi  yang  mendapat   pengakuan baik ditingkat lokal  (Provinsi) maupun secara  nasional  (National  Recognition).
     Dari  seluruh  jumlah  mahasiswa yang terdaftar  di Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas (STMIK-MURA) saat ini, penerimaan  mahasiswa baru mayoritas  dilakukan  melalui  SPMB ( Seleksi  Penerimaan  Mahasiawa Baru)  yang  diadakan  setiap 1 tahun  sekali yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas, walau  diakui   bahwa  perbandingan antara calon mahasiswa yang terdaftar di Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas dengan yang  diterima belum dapat dilakukan sebagaimana yang  diharapkan, hal  tersebut disebabkan adanya beberapa hal antara lain; Calon Mahasiswa Musi Rawas memiliki  anggapan  bahwa  pendidikan  di luar daerah Musi Rawas masih primadona, artinya  secara  umum  pendidikan di Lubuklinggau masih merupakan alternatif pilihan kedua bagi calon mahasiswa dalam melanjutkan studi di daerahnya sendiri, hal tersenut diakibatkan sebagian besar Perguruan Tinggi di Lubuklinggau termasuk Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas belum dapat memberikan Pelayanan yang terbaik kepada masyarakat bagi sebuah Perguruan Tinggi.
      Guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia, khususnya para tenaga kerja yang ada di Indonesia dan pemerataan Pendidikan khususnya di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas mulai tahun Akademik 2006/2007, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga dilingkungan PEMKOT di Lubuklinggau dan PEMDA di Kabupaten Musi Rawas antara lain dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Lubuklinggau dan lembaga-lembaga lainnya baik pemerintah maupun swasta, memberikan kesempatan bagi mereka yang bekerja untuk menempuh studi di lingkungan Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Musi Rawas.
     Disamping kerja sama yang sudah dilakukan oleh STMIK - MURA dengan berbagai instansi dan lembaga diatas, pada tahun 2004/2011 STMIK - MURA telah melakukan terobosan, antara lain telah dibangunnya Kampus STMIK-MURA. Menyadari bahwa pembangunan dan investasi di pendidikan khususnya pendidikan tinggi dibidang ilmu pengatahuan di bidang manajemen sangat membutuhkan biaya yang besar, maka sangatlah relevan bahwa STMIK - MURA Lubuklinggau saat ini mulai berfikir secara terbuka. Hal tersebut dilakukan agar STMIK - MURA Lubuklinggau dapat melakukan percepatan pembangunan baik fisik, maupun sarana dan prasarana penunjang lainnya termasuk pembangunan Sumber Daya Manusia.
Ditulis oleh Admin on Friday October 28, 2016